Oktober 19, 2021

Desa Sidomoyo

Website Resmi Desa Sidomoyo

Struktur Pemdes dari tahun ketahun

5 min read

KEPALA DESA SIDOMOYO
Periode Sebelum 1946 ( sebelum adanya maklumat Guberur DIY )

Pada tahun 1921 mulainya dilakukan pendataan tanah kewilayahan Kalurahan Karanglo dan Kalurahan Ngrenak berdasar paring dalen Sri Sultan HB IX oleh pamong kelurahan saat itu. Pada masa pemerintahan ini masih terdiri dari 2 Kalurahan yaitu Kalurahan Karanglo dan Kalurahan Ngrenak. Kalurahan Karanglo pada saat itu berpusat/ berkedudukan di dusun Beluran dengan pimpinan Glondong Pertama bernama Arjo Sentono dengan ulu-ulu bernama Arjo Untung , pada periode berikutnya kemudian pindah di Dusun Kragilan dan diganti oleh Glondong baru bernama Suto Dikromo , Kelurahan Karanglo adalah kelurahan lebih tua dari Kelurahan Ngrenak, dengan mencakup wilayah Simping, Beluran-Gesikan, Karanglo, Dukuh dan Ngrenak Lor sedangkan Kelurahan Ngrenak Pusat pemerintahan pertama kali berada di Dusun Sawahan dengan pimpinan disebut Glondong dan Glondong pertama bernama Kromo Dimejo dan kemudian kantor pemerintahan pindah ke dusun Tajen dan Glondongnya juga diganti Glondong Mangun Harjo dengan meliputi wilayah Krandon Karangmindi , Pete, Karangmalang, Gambasan Tajen, Karakan-kranjen dan Tegalan dengan pamong saat itu Jogoboyo, Ulu-ulu, Igama, Sosial, Bayan ( bagian Umum ) , dan pembantu umum ( Dukuh ) lainya. dan pada masa ini penduduk bermata pencaharian terbanyak sebagai petani dan ternak karena Sidomoyo merupakan daerah agraris.

Periode Tahun 1946-1987

Masa ini adalah masa setelah terbitnya Maklumat Gubernur DIY yaitu terjadi penggabungan dari dua Kalurahan yaitu Kalurahan Ngrenak dan Kalurahan Karanglo menjadi satu diberi nama Sidomoyo , adapun pusat pemerintahan pertama berada di Dusun Tajen dan Tahun 1963 pindah ke Tegalan, dan dipimpin oleh seorang Lurah yang bernama Wijosuwarno, yang dilantik pada 28 November 1946 Di pemerintahan ini juga masih meneruskan pemerintahan sebelumya yang sebagian besar penduduk bermata pencaharian sebagai petani. Pada masa pemerintahan Lurah Wijosuwarno dengan pamong desa adalah sebagai berikut :

a. Lurah : Wijo Suwarno
b. Sosial : Wignyo Pranjono
c. Jogoboyo : Budi Nugroho
d. Makmur : Pawiro Martono
e. Carik / Bag Umum : Sastro Dimulyo, Pembantu Carik : Joyo Suwito
f. Igama : Mulyo Utomo
g. Pembantu Umum : Sajiyo Wignyo

dan membawahi 11 dusun atau kring dengan Kepala Dusun Pertama yaitu :
1. Kepala Dusun Simping/ Kring I : Sadat Sastro Suwarno
2. Kepala Dusun Beluran/ Kring II : Dwi Hartono
3. Kepala Dusun Karanglo/ Kring III : Pawiro Sudarmo
4. Kepala Dusun Dukoh/ Kring IV : Marto Pawiro
5. Kepala Dusun Tegalan/ Kring V : Harto Mujono
6. Kepala Dusun Karakan/ Kring VI : Yitno Pawiro
7. Kepala Dusun Krandon/ Kring VII : Tomo Pawiro
8. Kepala Dusun Pete/ Kring VIII : Somo Harjono
9. Kepala Dusun Sawahan/ Kring IX : Jendro Pertomo
10.Kepala Dusun Ngrenak Kidul/ Kring X : Tijo Suwarno
11.Kepala Dusun Ngrenak Lor/ Kring XI : Cipto Harjono

Periode Tahun 1987-1989

Pada masa pemerintahan ini terjadi kekosongan kepemimpinan karena Lurah Desa telah purna tugas dan di jabat sementara oleh Carik pada waktu itu, Pada pemerintahan ini juga masih sama seperti pemerintahan sebelumya yaitu masih terjadi kesenjangan sosial dalam masyarakat karena SDM dan SDA belum bisa dimanfaatkan secara maksimal sehingga Desa Sidomoyo masih disebut sebagai daerah tertinggal, Dalam kekosongan kepemimpinan, Carik Desa sebagai pejabat sementara Lurah Desa Sidomoyo dengan personil pamong Desa adalah sebagai berikut :

a. Carik : Sastro Dimulyo pada tahun 1989 diganti Supriyadi, B.Sc
b. Aman : Sri Hadiyanto
c. Kesra : Mulyo Utomo
d. Makmur : Pawiro Martono
e. Sosial : Wignyo Pranjono
f. Pembantu Umum : Sajiyo Wignyo
g. Pembantu : Tyas Mustafa, Thukul, Iin Indrayati, Watik, Somo Wiyono, Budi Sutrisno

Periode Tahun 1990-1998

Pada tahun ini dilakukan pemilihan Lurah Desa Sidomoyo setelah terjadi kekosongan pimpinan selama kurang lebih 3 tahun. Di masa ini pemilihan dilakukan secara langsung dan juga terjadi pergantian pamong desa, Adapun pamong Desa pada masa ini :

* Lurah Desa : Sumadi
* Carik : Supriyadi, B.Sc
* Kaur Pemerintahan : Sri Hadiyatno
* Kaur Kesra : Haryono
* Kaur Bang : Tyas Mustafa
* Kaur Keuangan : Dra. Endang Merdiningsih
* Kaur Pel Umum : Parbagiyono
* Staff : Sugiyarti, Mulyanto, Wuryanti, Somo Wiyono, Ny Budi Sutrisno

Di masa perjalanan pemerintahan ini terjadi perubahan sistem pemerintahan dari Kelurahan menjadi Desa yang. Di masa pemerintahan ini juga masih menyandang predikat desa tertinggal karena masih belum bisa mengelola SDA yang tersedia.

Periode Tahun 1998-2008

Perkembangan pembangunan pada masa pemerintahan ini telah mengalami kemajuan namun masih meneruskan kebijakan sebelumya, karena Lurah/ Kepala Desa masa ini adalah Lurah/ Kepala Desa lama yang terpilih kembali pada periode berikutnya, Dalam perjalananya mulai bisa mengikis predikat sebagai desa tertinggal, dengan SDM yang dimiliki telah bisa mengelola SDA yang ada, dan menjadi sebuah kekuatan untuk penyelenggaraan pemerintahan selanjutnya. Perhatian dari Pemerintah Kabupaten mulai ada yaitu dengan adanya program P2KP, PPK Kec. Godean yang merupakan program pendampingan untuk warga miskin, baik sebelum terjadinya prahara nasional yaitu Gempa Bumi di Bantul tahun 2006 maupun sesudahnya, sehingga geliat pembangunan di segala bidang mulai tertata dan dilaksanakan baik dari Pemerintah Desa maupun masyarakat itu sendiri.

Pamong desa / Perangkat Desa pada masa ini adalah :
* Kepala Desa : Sumadi
* Sekretaris Desa : Supriyadi, B.Sc
* Kabag Pemerintahan : Sri Hadiyanto pada 2007 di ganti Drs. Tyas Mustajab
* Kabag Pembangunan : Tyas Mustafa
* Kabag Kesra : Haryono
* Kabag Keuangan : Dra. Endang Merdiningsih
* Kabag Umum : Parbagiyono dan pada tahun 2005 di ganti Dwi Atmadi
* Staf : Jumiatun, Wuryanti, Somo Wiyono, Ny Budi Sutrisno

Periode Tahun 2008-2014

Pada masa ini pembangunan mulai mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten, sehingga roda pemerintahan desa mulai mengalami perubahan yang menunjukkan kemajuan, Bantuan hibah maupun pinjaman tanpa bunga mulai ditebar pada warga masyarakat agar perekonomian dan pembangunan di masyarakat semakin bisa dirasakan oleh masyarakat miskin maupun masyarakat pada umumnya. Sarana prasarana baik jalan, jembatan, sungai mulai dibangun dan di fungsikan sebagaimana mestinya, Perekonomian masyarakat mulai tumbuh antara lain pertanian, perikanan, peternakan dan usaha kecil lainnya. Adapun Perangkat Desa pada saat itu ;
* Kepala Desa : Sukamto
* Sekretaris Desa : Supriyadi, B.Sc pada tahun 2011 diganti Warjiyono ( PNS )
* Kabag Pem : Drs. Tyas Mustajab
* Kabag Bang : Tyas Mustafa pada tahun 2012 di ganti Wisnu Hardono
* Kabag Kesra ; Haryono
* Kabag Keu : Dra. Endang Mn
* Kabag Pel Umum : Dwi Atmadi
* Staf : Jumiatun, Wuryanti, Supriyadi, Somo Wiyono, Ny Budi Sutrisno

Periode Tahun 2014-2020

Sukamto Kepala Desa Sidomoyo pada masa itu hanya menduduki satu periode, sehingga periode berikutnya telah terpilih Kepala Desa baru hasil dari pemilihan langsung, di masa ini visi dan misi Kepala Desa benar -benar harus bisa di aplikasikan karena pada tahun ini UU Desa telah diberlakukan, sehingga tantangan kedepan semakin komplek, untuk itu SDM dari para perangkat sangat perlu ditingkatkan karena Pemerintah Pusat dan Daerah mulai mengalokasikan dana untuk penyelenggaraan pemerintahan. Teriring dengan itu dibutuhkan personil yang punya integrias, kapabilitas, dan kemampuan yang ekstra sehingga permasalahan dan agenda program yang ditugaskan ke pemdes dapat dijalankan sesuai harapan. Adapun perangkat desanya adalah :
* Kepala Desa : Hariyadi
* Sekretaris Desa : Warjiyono ( PNS )
* Kabag Pemerintahan : Drs. Tyas Mustajab
* Kabag Keuangan : Dra. Endang Mn
* Kabag Pembangunan : Wisnu Hardono
* Kabag Kesra : Haryono
* Kabag Umum : Dwi Atmadi
* Staff : Jumiatun, Wuryanti, Supriyadi, Somo Wiyono, Ny Budi Sutrisno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.